peperonity Mobile Community
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
New to peperonity.com?
Your username allows you to login later. Please choose a name with 3-20 alphabetic characters or digits (no special characters). 
Please enter your own and correct e-mail address and be sure to spell it correctly. The e-mail adress will not be shown to any other user. 
This password protects your account. To avoid typos it must be entered twice. Please enter 5-20 alphabetic characters or digits (no special characters). Choose a password that is not easy to guess! Never disclose your password to anyone. 
This password protects your account. To avoid typos it must be entered twice. Please enter 5-20 alphabetic characters or digits (no special characters). Choose a password that is not easy to guess! Never disclose your password to anyone. 
Stay logged in
Enter your username and password to log in. Forgot login details?

Username 
CAUTION: Do not disclose your password to anybody! Only enter it at the official login of peperonity.com. We will never ask for your password in a message! 
Login
Stay logged in

Share photos, videos & audio files
Create your own WAP site for free
Get a blog
Invite your friends and meet people from all over the world
All this from your mobile phone!
For free!
Get started!

You can easily invite all your friends to peperonity.com. When you log in or register with us, you can tell your friends about exciting content on peperonity.com! The messaging costs are on us.
Meet our team member Marzus and learn how to create your own mobile site!

GOLONGAN AHLI SURGA - artikels



GOLONGAN AHLI SURGA

Dijamin Masuk Syurga
Diriwayatkan dalam sebuah hadis bahawa terdapat tujuh golongan manusia yang dijamin masuk syurga dan akan dilindungi Allah di saat tidak ada lagi pelindung selain Dia, yaitu:

a.Pemimpin yang adil

b.Seorang pemuda yang hidupnnya selalu beribadah kepada Allah.

c.Laki-laki yang hatinya terikat dengan mesjid

d.Dua orang yang saling menyayangi karena Allah, bertemu karena Allah dan berpisah karena Allah

e.Seoarang laki-laki yang apabila dirayu oleh wanita cantik, berkedudukan dan kaya, ia berkata:” Tidak... saya takut kepada Allah.”

f.Laki-laki yang bersedekah dengan rahasia, sehingga tangan kirinya tidak mengetahui yang dikeluarka oleh tangan kanannya.

g.Laki-laki yang berzikir kepada Allah secara sembunyi, air matanya berlinanng karena takut kepada Allah.

Gadis Penggoda
Sulaiman bin Yasir adalah seorang lelaki gagah dan tampan. Suatu hari, ia bersama seorang kawannya berniat pergi ke Makkah untuk menunaikan ibadah haji. Di suatu tempat, singgahlah mereka untuk berehat dengan mendirikan khemah. Dia tinggal di khemah sementara kawannya pergi berbelanja.
Dalam keadaan dia bersendirian di khemah, tiba-tiba muncul di hadapan Sulaiman seorang wanita cantik, seraya berkata: “Beri saya....” Segera Sulaiman beranjak mengambil makanan, lalu diberikannya kepada wanita itu. Tetapi alangkah terkejutnya Sulaiman atas jawaban wanita itu: “Saya tidak menginginkan makanan. Saya inginkan bahagian dari lelaki yang biasa ia berikan kepada isterinya.” Mendengar itu Sulaiman tersentak. Lalu ia berkata, “Engkau telah dipersiapkan iblis untuk menggodaku.” Betapa gelisahnya hati Sulaiman. Ia menunduk dan meletakkan kepalanya antara dua lutut sambil menangis. Melihat keadaan demikian, gadis penggoda itu segera beredar meninggalkan Sulaiman. Tak lama kemudian terdengar langkah temannya datang. Mata sembab Sulaiman belum sempat terhapus.
“Ada apakah gerangan wahai Sulaiman?” tanyanya.
“Aku teringat puteriku,” kata Sulaiman cuba berbohong.
“Tidak mungkin. Demi Allah, engkau pasti menyembunyikan sesuatu,” bujuk si teman. Kerana didesak terus, akhirnya Sulaiman menceritakan kejadian yang baru saja berlaku. Aneh, temannya yang mendengar cerita itu malah menangis terisak-isak. Sulaiman hairan dan tertanya-tanya.
“Mengapa engkau pula yang menangis?” tanya Sulaiman.
“Saya lebih layak menangis daripada engkau. Saya berfikir bahawa seandainya sayalah yang mendapat cubaan itu, seandainya sayalah yang berada di khemah ketika itu, entah apa yang terjadi,” ucapnya.
Kemudian sampailah Sulaiman di kota Makkah, bertawaf dan bersa’i di Kaabah. Ketika telah letih dan lelah, ia berbaring di sudut ruangan berselimutkan pakaiannya sendiri. Dalam tidurnya ia bermimpi bertemu lelaki tampan, wangi pula baunya. Ia berkata kepada lelaki itu: “Siapakah Tuan? Semoga tuan mendapat curahan rahmat.”
“Aku Nabi Yusuf As-Siddiq,” jawabnya.
“Sungguh, engkau mengagumkan wahai Nabi.... Engkau menang melawan godaan isteri Tuanmu,” kata Sulaiman.
“Sesungguhnya keteguhan engkau terhadap rayuan gadis itu mengagumkan pula!” Jawab Yusuf dalam mimpi itu.
Mimpinya itu menandakan bahawa Sulaiman akan dikumpulkan bersama-sama Nabi Yusuf yang berjaya menolak godaan wanita cantik.

Lelaki Yang Dinaungi Awan
Diceritakan bahawa seorang pemuda jatuh hati kepada seorang dara. Mereka sebenarnya adalah berjiran. Ketika hari mulai pagi, gadis itu berangkat ke sebuah desa, nun jauh...seorang diri. Ia berangkat ke sana atas perintah keluarganya untuk suatu keperluan. Tak disangka, langkahnya diikuti pemuda jirannya. Dekat sudah jarak mereka berdua. Dalam dada si pemuda telah menggumpal gelora harapan. Ia rayu gadis itu, ia pujuk agar menuruti kehendaknya. Tetapi gadis itu petah menjawab: “Saya takut kepada Allah.”
Kalimat pendek itu menjebak perasaan si pemuda. Ia berkata, “Kau takut kepada Allah? Duhai..mengapa aku tidak takut?” tanyanya kepada hatinya sendiri. Langkah pemuda itu terhenti seketika. Ia patah balik dan pulang ke rumahnya. Di tengah perjalanan, ia merasakan haus yang amat sangat, sementara langit panas membakar. Hampir saja ia pengsan. Saat itulah ia bertemu seorang soleh dari bangsa Israil.
Di hadapan orang soleh itu ia menceritakan kehausannya. Orang soleh itu berkata, “Mari kita berdoa, semoga Allah melindungi kita dengan naungan awannya hingga sampai ke desa.” “Berdoa....? Saya tidak mempunyai amal soleh apapun. Tetapi... kita memang perlu naungan. Berdoalah tuan, saya akan mengamini.”
Orang soleh itu segera memanjatkan doa, dan si pemuda mengamini dengan penuh pengharapan. Tiba-tiba awan datang di atas kepala mereka, menaungi perjalanannya hingga sampai ke desa. Ketika pemuda itu masuk ke rumahnya, hilanglah awan yang menaungi itu. Orang soleh itu menatap si pemuda. Dia melihat bahawa pemuda itu memiliki suatu amal baik, maka ia bertanya, “Ceritakan kepadaku, apa yang pernah kau lakukan?”
Dengan jujur ia bercerita mengenai perbuatannya yang hampir saja ia lakukan kalaulah tidak ingat terhadap ancaman Allah. Mendengar itu orang soleh berkata: “Sesungguhnya orang-orang yang bertaubat itu, sentiasa berada di sisi Allah, dalam suatu kedudukan yang tiada seorang pun di dalam kedudukan itu. Dan di akhirat, ia akan dimasukkan ke dalam syurga dan dikahwinkan dengan bidadari-bidadari yang kecantikannya tak dapat dibayangkan.”.

Dijodohkan Di Syurga
Bersumber dari Raja’ bin Umar An-Nakha’i, dia pernah bercerita: “Dahulu di kota Kufah tinggallah seorang pemuda tampan rupawan yang tekun dan rajin beribadat, dan dia termasuk salah seorang ahli zuhud. Suatu hari pemuda itu singgah di kalangan kaum An-Nakha’ dan di sana dia bertemu dengan seorang gadis yang cantik. Sejak melihatnya pertama kali, dia pun jatuh hati dan tergila-gila oleh kecantikannya. Demikian juga si gadis yang merasakan hal serupa sejak pertama melihat pemuda itu. Si pemuda lalu mengutus seseorang untuk meminangnya, tetapi ternyata gadis tersebut telah dipertunangkan dengan putera bapa saudaranya.
Mendengar keterangan ayah si gadis itu, mereka berdua menahan beban cinta yang sangat berat. Si gadis tadi kemudian mengutus seorang hambanya untuk menyampaikan sepucuk surat kepada pemuda tambatan hatinya: “Aku tahu betapa engkau sangat mencintaiku, dan kerananya, betapa besar penderitaanku terhadap dirimu sekalipun cintaku tetap untukmu. Seandainya engkau berkenan, aku akan datang berkunjung ke rumahmu atau aku akan memberikan kemudahan kepadamu bila engkau mahu datang ke rumahku.”
Setelah membaca isi surat tersebut, si pemuda kacak itu pun berkata kepada utusan wanita pujaan hatinya, “Kedua tawaran itu tidak ada satu pun yang kupilih! Sesungguhnya aku takut akan seksaan hari yang besar bila aku sampai derhaka kepada Tuhanku. Aku juga takut akan neraka yang api dan jilatannya tidak pernah surut dan padam.”
Pulanglah utusan kekasihnya itu dan dia pun menyampaikan segala yang disampaikan oleh pemuda itu. Si gadis lalu berkata, “Selamanya aku belum pernah menemui seorang yang zuhud dan selalu takut kepada Allah SWT seperti dia. Demi Allah, tidak seorang pun yang layak mendapatkan gelaran kemuliaan kecuali dia, sedangkan kebanyakan orang adalah munafik.”
Setelah berkata demikian, gadis itu lalu melepas segala urusan duniawinya serta membuang jauh-jauh segala sesuatu yang berkaitan dengan dunia. Dia pun memakai pakaian dari tenunan kasar dan sejak itu tekun beribadat, sementara hatinya merana, badannya juga kurus oleh beban cintanya yang besar kepada pemuda yang dicintainya. Dan kerinduannya yang mendalam menyelimuti sepanjang hidupnya hingga akhir hayatnya.
Setelah gadis itu meninggal dunia, sang pemuda sering pula berziarah ke makamnya. Pada suatu ketika dia bermimpi seakan-akan melihat kekasihnya dalam keadaan yang sangat menyenangkan. Pemuda itu pun bertanya, “Bagaimana keadaanmu dan apa yang kau dapatkan setelah berpisah denganku?”
Gadis kekasihnya itu menjawab dengan menyenandungkan untaian syair:
Kasih...cinta yang terindah adalah mencintaimu, sebuah cinta yang membawa kepada kebajikan. Cinta yang indah hingga angin syurga berasa malu burung syurga menjauh
dan malaikat menutup pintu.

Mendengar penuturan kekasihnya itu, pemuda tersebut lalu bertanya kepadanya, “Di mana engkau berada?” Kekasihnya menjawab dengan melantunkan syair:
Aku berada dalam kenikmatan dan kehidupan yang tiada mungkin berakhir berada dalam syurga abadi yang dijaga oleh para malaikat yang tidak mungkin binasa yang akan menunggu ketibaanmu, wahai kekasih

Pemuda itu kembali berkata kepada kekasihnya, “Di sana aku mohon agar engkau selalu mengingatiku dan sebaliknya aku pun tidak dapat melupakanmu!” “Dan demi Allah, aku juga tidak akan melupakan dirimu. Sungguh, aku telah memohon untukmu kepada Tuhanku juga Tuhanmu dengan kesungguhan hati, sehingga Allah berkenan memberikan pertolongan kepadaku!” jawab gadis kekasihnya itu. Pemuda itu kembali berkata kepadanya, “Bila aku dapat melihatmu kembali?” “Tak lama lagi engkau akan datang menyusulku kemari,” jawab kekasihnya.Tujuh hari sejak pemuda itu bermimpi bertemu dengan kekasihnya, ia meninggal dunia. Semoga Allah sentiasa mencurahkan kasih sayang-Nya kepada mereka berdua dan mempertemukannya kembali di syurga.


This page:





Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top