peperonity Mobile Community
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
New to peperonity.com?
Your username allows you to login later. Please choose a name with 3-20 alphabetic characters or digits (no special characters). 
Please enter your own and correct e-mail address and be sure to spell it correctly. The e-mail adress will not be shown to any other user. 
This password protects your account. To avoid typos it must be entered twice. Please enter 5-20 alphabetic characters or digits (no special characters). Choose a password that is not easy to guess! Never disclose your password to anyone. 
This password protects your account. To avoid typos it must be entered twice. Please enter 5-20 alphabetic characters or digits (no special characters). Choose a password that is not easy to guess! Never disclose your password to anyone. 
Stay logged in
Enter your username and password to log in. Forgot login details?

Username 
CAUTION: Do not disclose your password to anybody! Only enter it at the official login of peperonity.com. We will never ask for your password in a message! 
Login
Stay logged in

Share photos, videos & audio files
Create your own WAP site for free
Get a blog
Invite your friends and meet people from all over the world
All this from your mobile phone!
For free!
Get started!

You can easily invite all your friends to peperonity.com. When you log in or register with us, you can tell your friends about exciting content on peperonity.com! The messaging costs are on us.
Meet our team member Sandy and learn how to create your own mobile site!

¤ Dialog dua nurani ¤ - bisikan.hati.kiki



¤ Dialog dua nurani ¤
Jejari malam mengelus
Sketsa yang terkanvas
Nuansa malam kian menjamu
Kerling netra pualam mimpi
Laksana gugusan gemintang
Mencipta aksara berpendar
Di cakrawala angan
Menjelajah lekuk rona wajah
Engkau bertudung kudung
Hadir merayu imaji perenung
Ibarat bias bercumbu dengan rayu rembulan
Bercanda, bergumul, di percik bias merona, kelam
Bestari…!
Mencuri gerak nurani
Intari munajat membumbung
Menjaring mimpi pijar memijar
Jelajahi bait mahabbah di pendaran kalam
Marka -Mu minangan rasa, diri masih menderu
Dalam diam
Dalam hening
Dalam aksara membumbung
Di tenggeran cakrawala langit
Rencana-Mu mengguntur dirgantara
Kemanakah sepasang netra pengisi sepi..?
Tat kala kalbu tergori
Sirat islah menuju-Mu
Memimpi jejeari lentik
Hadir temani sunyi, senyap…..!
Mujahadah dekap mahabbah-Mu
Menikmati nukilan kisah kekasih-Mu
Uswatun hasanah di pendaran jejak
Menutur kalbu
Menangkap anila malam-Mu
Kobar anala rengkuh kalam-Mu
Duhai bestari pemilik rona ayu..!
Ukhti di mu’amalah zaman beredar
Besarkan asa pada istikharah membuncah
Relakan Allah hadirkan yang tertunda dalam jedah
Kini,
Esok
Lusa
Bahkan mungkin samapai pijak di sisi lahat…!
Telah tertakar dari neraca sang pemilik alam
Hendak kemana jiwa bergantung kala gamang
Menutur kalbu pada sepoi anila malam-Mu
Mengobarkan anala di bebaris kalam-Mu
Jejari malam mengelus
Sketsa yang terkanvas
Nuansa malam kian menjamu
Kerling netra pualam mimpi
Laksana gugusan gemintang
Mencipta aksara berpendar
Di cakrawala angan
Menjelajah lekuk rona wajah
Engkau bertudung kudung
Hadir merayu imaji perenung
Ibarat bias bercumbu dengan rayu rembulan
Bercanda, bergumul, di percik bias merona, kelam
Bestari…!
Mencuri gerak nurani
Intari munajat membumbung
Menjaring mimpi pijar memijar
Jelajahi bait mahabbah di pendaran kalam
Marka -Mu minangan rasa, diri masih menderu
Dalam diam
Dalam hening
Dalam aksara membumbung
Di tenggeran cakrawala langit
Rencana-Mu mengguntur dirgantara
Kemanakah sepasang netra pengisi sepi..?
Tat kala kalbu tergori
Sirat islah menuju-Mu
Memimpi jejeari lentik
Hadir temani sunyi, senyap…..!
Mujahadah dekap mahabbah-Mu
Menikmati nukilan kisah kekasih-Mu
Uswatun hasanah di pendaran jejak
Menutur kalbu
Menangkap anila malam-Mu
Kobar anala rengkuh kalam-Mu
Duhai bestari pemilik rona ayu..!
Ukhti di mu’amalah zaman beredar
Besarkan asa pada istikharah membuncah
Relakan Allah hadirkan yang tertunda dalam jedah
Kini,
Esok
Lusa
Bahkan mungkin samapai pijak di sisi lahat…!
Telah tertakar dari neraca sang pemilik alam
Hendak kemana jiwa bergantung kala gamang
Menutur kalbu pada sepoi anila malam-Mu
Mengobarkan anala di bebaris kalam-Mu
Jejari malam mengelus
Sketsa yang terkanvas
Nuansa malam kian menjamu
Kerling netra pualam mimpi
Laksana gugusan gemintang
Mencipta aksara berpendar
Di cakrawala angan
Menjelajah lekuk rona wajah
Engkau bertudung kudung
Hadir merayu imaji perenung
Ibarat bias bercumbu dengan rayu rembulan
Bercanda, bergumul, di percik bias merona, kelam
Bestari…!
Mencuri gerak nurani
Intari munajat membumbung
Menjaring mimpi pijar memijar
Jelajahi bait mahabbah di pendaran kalam
Marka -Mu minangan rasa, diri masih menderu
Dalam diam
Dalam hening
Dalam aksara membumbung
Di tenggeran cakrawala langit
Rencana-Mu mengguntur dirgantara
Kemanakah sepasang netra pengisi sepi..?
Tat kala kalbu tergori
Sirat islah menuju-Mu
Memimpi jejeari lentik
Hadir temani sunyi, senyap…..!
Mujahadah dekap mahabbah-Mu
Menikmati nukilan kisah kekasih-Mu
Uswatun hasanah di pendaran jejak
Menutur kalbu
Menangkap anila malam-Mu
Kobar anala rengkuh kalam-Mu
Duhai bestari pemilik rona ayu..!
Ukhti di mu’amalah zaman beredar
Besarkan asa pada istikharah membuncah
Relakan Allah hadirkan yang tertunda dalam jedah
Kini,
Esok
Lusa
Bahkan mungkin samapai pijak di sisi lahat…!
Telah tertakar dari neraca sang pemilik alam
Hendak kemana jiwa bergantung kala gamang
Menutur kalbu pada sepoi anila malam-Mu
Mengobarkan anala di bebaris kalam-Mu


This page:





Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top