peperonity Mobile Community
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
New to peperonity.com?
Your username allows you to login later. Please choose a name with 3-20 alphabetic characters or digits (no special characters). 
Please enter your own and correct e-mail address and be sure to spell it correctly. The e-mail adress will not be shown to any other user. 
This password protects your account. To avoid typos it must be entered twice. Please enter 5-20 alphabetic characters or digits (no special characters). Choose a password that is not easy to guess! Never disclose your password to anyone. 
This password protects your account. To avoid typos it must be entered twice. Please enter 5-20 alphabetic characters or digits (no special characters). Choose a password that is not easy to guess! Never disclose your password to anyone. 
Stay logged in
Enter your username and password to log in. Forgot login details?

Username 
CAUTION: Do not disclose your password to anybody! Only enter it at the official login of peperonity.com. We will never ask for your password in a message! 
Login
Stay logged in

Share photos, videos & audio files
Create your own WAP site for free
Get a blog
Invite your friends and meet people from all over the world
All this from your mobile phone!
For free!
Get started!

You can easily invite all your friends to peperonity.com. When you log in or register with us, you can tell your friends about exciting content on peperonity.com! The messaging costs are on us.
Meet our team member Sandy and learn how to create your own mobile site!

Dosen Favoritku - ceritaku.1



Dosen Favoritku



Dosen Favoritku
Aku Anita kelahiran Samarinda, kuliah di fakultas Ekonomi sebuah PTS cukup beken di kota Malang saat ini semester 6. Kabarnya temanku kuliah bilang aku cukup manis untuk dipandang, dengan ukuran buah dada 34C, tubuhku seolah tak kuat menyangga buah dadaku. Tinggiku 165 dan beratku 60 Kg, kulitku putih mulus dan pantatku berisi. Tiap kuliah dengan kelebihan yang kupunya aku berusaha menarik perhatian semua orang dengan pakaian ketat dan rok mini aku berjalan melenggang. Semua mata tertuju padaku ada juga beberapa berdecak kagum atas kemolekan tubuhku dan,... aku bangga menyaksikan semua itu.

Terus terang aku sudah tidak perawan sejak usia 18 tahun pada waktu aku di SMA, karena bebasnya pergaulan dan longgarnya tatanan keluargaku aku bebas pergi kemana saja kusuka. Keperawananku hilang saat aku melakukan kegiatan camping bersama teman-teman saat perpisahan sekolah disuatu tempat pariwisata. Aku tidak menyesali karena kulakukan atas dasar suka sama suka.

Kuliah sore ini adalah dosen favouritku, Faisal namanya wajahnya ganteng atletis dan banyak sekali mahasiswi yang berusaha menarik perhatiannya pada saat dia mengajar. Bahkan aku pernah dengan dari kakak kuliahku walau dia kelihatan alim sebenarnya piawai juga dalam menaklukkan hati wanita yang diincarnya. Pak Faisal sudah berkeluarga tetapi masih banyak juga mahasiswi yang tergila-gila melihat penampilannya termasuk aku sendiri. Aku pilih tempat duduk paling depan lurus dengan tempat duduknya biar aku dapat dengan mudah dan puas memandangnya. Tak lama kemudian pak Faisal memasuki ruangan, setelah memberikan salam dan berbasa-basi pelajaran dilanjutkan. Aku tidak dapat konsentrasi pada kuliah yang diajarkan pikiranku tertuju pada wajah dan bodinya yang tepat berdiri didepanku. Sesekali kugerakkan kakiku untuk meraik perhatiannya dan dia terpancing, diliriknya rokku yang cukup sempit itu sreeet,.... Dan dipalingkan wajahnya pada pandangan lain,... ah dia kena,...pikirku.

Dan,.... Secara tidak sengaja dilemparkan pandangannya pada daerah dadaku, pak Faisal agak terbelalak melihat belahan dadaku yang seolah mau melompat keluar karena ketatnya T shirt yang kukenakan.

Merah wajahnya seketikan menyadari keadaan ini dan dia pura-pura menulis dipapan. Selang beberapa saat dia melanjutkan membahas materi kuliah dan kini aku yang benar-benar terkejut, kulihat celana pak Faisal ada yang menggembung dibagian depan. Beberapa mahasiswa tersenyum malu memandang bahkan ada yang sempat terhenyak sampai menutup mulutnya. Kubayangkan betapa besar batang kemaluan pak Faisal yang sekarang sembunyi dibalik celananya. Aku semakin terkagum dan merinding membayangkan andaikan memekku yang sempit ini sempat disinggahi oleh batang kemaluannya. Ketika kuliah usai mahasiswi ramai membicarakan kejadian yang baru berlangsung yaitu menggembungnya celana pak Faisal.

"Eh,... Neti kamu lihat enggak anunya pak Faisal meradang,.........," tanya Nina sambil berbisik berbicara dan menutup mulutnya.

"Iya Nin,.... Aku jadi merinding lho membayangkan, ngeri juga ya,...kalo kamu bagaimana Anita,.. ," Tanyanya padaku,... mereka berdua dengan aku (jadi bertiga) adalah kelompok belajar yang kadang suka ngerumpi hal-hal yang jorok-jorok untuk selingan, dan kedua temanku juga orangnya fair dia mengaku sama-sama tidak perawan dan senang melakukan hubungan sex dengan orang yang di sukai. Yang jelas ketiganya ini memang sedang berburu pak Faisal, Karena konon kabarnya pak Faisal pernah juga terlibat beberapa kali affair dengan mahasiswinya dan semua berjalan santai-santai saja.

"Pasti dong, aku kan duduk depan sendiri jadi aku paling jelas lihat burung raksasanya,... bener juga ya kali. Kakak tingkat kita itu yang pernah ama dia pasti ketagihan dibuatnya,....." cerita Anita berapi-api,... " Dan yang jelas aku pengin mendapatkannya,....," Lanjutnya.

Setelah puas ngerumpi kiri kanan muka dan belakang mengupas habis masalah dosen favourit aku berpisah dengan sahabatku untuk janji bertemu besok dan akan berusaha bertemu dengan pak Faisal pada minggu depan, aku berjalan kaki karena kebetulan mobil yang biasa kupakai harus mengalami pemeriksaan medis di bengkel. Tak kurasakan ada mobil berjalan pelan mengikutiku sampai akhirnya kira-kira berjarak 300 meter diluar halaman kampus, kaca jendela mobil terbuka dan kudengarkan suara yang tidak asing menawari untuk mengantarku. Aku menoleh dan,.... DEG,...DEG,....DEG jantungku seakan berhenti pak faisal yang baru saja ku bicarakan senyum manis mengajakku. Tanpa berkata lagi aku langsung membuka pintu kiri dan kuletakkan pantatku pada tempat duduk kiri. Mata pak Faisal tak luput melihat pahaku yang tersingkap dan dengan cepat kututup pintu serta membenahi letak dudukku yang terlalu sembrono itu.

Mobil berjalan lambat kuperhatikan interior didalamnya cukup mewah dengan lapisan karpet halus dan bersih serta wangi aku krasan didalam mobilnya. Sesekali mata pak Faisal mengarah pada belahan dada yang padat berisi, apabila jalan bergelombang tak ayal lagi dadaku ikut turun naik sesuai irama jalan. Tak terasa perjalanan sudah jauh melampaui arah kost-kosanku. Sambil bercerita ringan pak faisal memindahkan persnelling tanpa melihatnya dan,..... secara tidah sengaja dia menyenggol pahaku, cepat-cepat ...




...ditarik tangannya sambil mengucapkan maaf berkali-kali. Aku tersenyum saja padahal aku juga kepingin tangannya berlama-lama dipahaku bahkan tidak hanya dipaha saja,........

Tak terasa mobil dibelokkan pada Restoran yang mewah dengan fasilitas karaoke. Pak Fasial memilih tempat yang asri dengan lokasi pribadi ruang hanya untuk dua orang. Setelah makanan tersedia pak faisal menikmati sambil bernyanyi. Merdu juga suaranya,... mesra ditelinga. Ruangan ber AC tinggi membuat aku agak dingin sengaja kurapatkan dudukku untuk tidak terlalu dingin, Pak faisal masih terus bernyanyi. Dua lagu telah selesai dinyanyikan dan dengan lembut tangannya mulai memeluk bahuku dan,... gila aku menikmati sekali. Tak lama kemudian dia semakin berani mempermainkan rambutku,... aku tetap terpejam dan,........ disentuh bibirku dengan tangannya akhirnya perlahan dan lembut bibirnya merapat dibibirku. Aku tidak menyia-nyiakan keadaan ini dengan cekatan pula kujulurkan lidah kecilku untuk dinikmati dan kami saling berpagukan ketat. Kuhisap mulutnya dia juga membalas tangkas sampai aku hampir kehabisan nafas, dia tidak diam dengan perlahan diraihnya payudaraku pertama dari luar kaos dan tangannya mulai menyibak kaosku. Dingin terasa payudaraku disentuh jari yang kokoh. Putingku tak luput dari jarinya dan kurasakan pentilku mulai mengeras. Aku masih tetap memeluk dan kuciumi lehernya. Perlahan ditarikknya kaosku keatas hingga tinggal BH dan Rok miniku saja dia makin agresif saja kelihatannya,... Pak Faisal berdecak kagum melihat buah dadaku meyembul besar seakan Bhku tak sanggup menampung semua payudaraku ini. Didekatkan kumisnya pada susuku aku kegelian dan kurasakan hangat lidahnya mengulum pentilku aku kegelian hebat. Rambut pak fFaisal jadi sasaran untuk menahan geli aku mengucek dan menjambak rambutnya, tetapi dia semakin menjadi. Susuku diberi cupang hingga nampak merah pekat ganas sekali dia,... pikirku.

Perlahan diraihnya leher dan aku ditidurkan diatas sofa, lagu karaoke sendu menambah gairahku semakin tinggi. Pak faisal tak bosan bosan menciumi bagian tubuhku dan,..... kurasakan pahaku bersentukan sama tangan berbulu milik pak Faisal. Rokku disibak dan ditarikknya keras sehingga pengaitku lepas,... gila cing ,..... kini tinggal celana dalamku ungu serta BH dengan warna yang sama. Pak Faisal semakin bernafsu mulutnya menjalar kemana-mana aku hanya gelisah dan mengerang,... semakin aku mengerang semakin ganas dia melakukan aksinya.

",.... Eeeeeeeeeh,... Pak,... Pak,..... Faisal,..... Aaaaaaah,......" Aku nggak betah saat dia me- mainkan memekku dengan tangannya dan,..... dielus lembut bulu memekku yang mulai basah. Aku kegelian saat jari tengahnya dimasukkan dalam lubang memekku,... dia semakin bernafsu.

",.....Hhhhhmmmmmmmmmmmm,....Hmmmmmm ," lenguhnya.

Aku semakin menjadi tak menentu, kekuatanku hilang saat pak Faisal dengan fasih menaruh lidahnya dalam lubang kemaluanku,... digigit-gigit kecil klentitku yang memanjang dan semakin basah. Bunyi kecipak air kemaluanku menambah pak Fasial semakin berani menjulurkan lidahnya pada bagian dalam. Aku semakin kegelian. Semakin aku menggeliat mengangkat pantat kurasakan sentuhan lidah dalam vaginaku dan tangan pak faisal yang satu juga masih tidak mau lepas pada payudaraku. Lengkap sudah kepuasan saat ini. Semua daerah sensitif milikku telah direngkuhnya. Tangannya sekarang sibuk melepas baju dan kini dia tinggal celana saja. Disuruhnya aku duduk dan dia berdiri, tanganku dituntun kearah celana dan disentuhkannya pada benda yang mengeras dibaliknya. Kuelus lembut,kutempelkan mukaku pada celana tersebut terasa berdenyut keras. Aku mulai tak sabar kubuka retsleting celana pak Faisal,... kulihat putih warna celana dalamnya dan,..... Astaga kepala kemaluan pak faisal ternyata sudah keluar dari kolornya kucoba meraba ujung kemaluan keluar air sedikit agak lengket. Celana Dalam putih kutarik kebawah dan,..... aku kaget setengah mati baru kali ini kulihat kemaluan lelaki kaku mendongak keatas, otot-ototnya kelihatan jelas meradang dan ukurannya maaaaaaakkkkkkk tak terbayangkan.

Aku was-was,.... Dia merasa, digoyang-goyangkannya kemaluannya kearah mukaku terasa pipiku seperti dipukul palu. Dengan senyum kupegang kemaluan pak Faisal dan,.... Wuuuuiiiihhhhh tanganku tak cukup melingkari bulat kemaluannya dan panjangnya kuperkirakan sekitar 22 CM,... dia juga tersenyum merlihat kebingunganku. Kulihat dia sambil melongo dan dia tidak menyia-nyiakan waktu dengan mendesakkan kemaluan ke mulutku. Mulutku yang keci tak muat mengelomoh semuanya banyak tersisa diluar. Aku dengan menganga penuh kuusahan agar kemaluan pak Faisal masuk dalam rongga mulutku, tetapi masih tidak bisa. Akhirnya aku jilati secara merata dia mulai menggelinjang dan melenguh. Mulai dari ujung kegerakkan masuk dan keluar dengan mulutku dia semakin tidak karuan juga geraknya. Dengan susah payah kukelomoh kemaluan pak Faisal yang besarnya seperti botol, semakin cepat dan semakin cepat. Kurasakan aca cairan manis keluar sedikit dimulutku. Kuhisap semakin kuat dan kuat,... pak Faisal pun semakin keras ...




...erangannya. Pak faisal mulai ingat tangannya bekerja lagi mengelus memekku yang mulai mengering basah kembali. Mulutku masih penuh kemaluan pak Faisal dengan gerakan keluar masuk seperti penyanyi karaoke.

Aku tersentak merasakan pak faisal menarik kemaluannya agaak keras menjauh dari mulutku dan dengan sigap ditidurkannya aku diatas karpet, kedua kakiku diangkat diletakkan diatas pundaknya kiri kanan sehingga posisiku mengangkang,dia bisa melihat dengan jelas melihat memekku yang kecil namun kelihatan gemuk seperti bakpau. Kulihat dia mengelus kemaluannya dan menyenggol-nyenggolkan pada memekku aku kegelian. Aku bersiap dibukanya kemaluanku dengan tangan kiri dan tangan kanan menuntun kontolnya yang gede menuju lubang memekku. Didorongnya perlahan,..... sreeeettttt,....dia melihatku sambil tersenyum dan dicobanya sekali lagi,... mulai kurasakan ujung kemaluan pak Faisal masuk perlahan. Aku mulai geli tetapi agak sakit sedikit. Pak Faisal melihat aku meringis menahan sakit dia berhenti dan bertanya,.... "Sakit ya,.....," Aku tidak menjawab hanya kupejamkan mataku ingin ceoat merasakan kemaluan besarnya itu. Dogoyangnya perlahan dan,.......Bleeesssss digenjotmya kuat pantatnya ke depan hingga aku menjerit,... "Aaaaauuuuuuuu". Kutahan pantat pak faisal utnuk tidak bergerak. Rupanya dia mengerti memekku agak sakit dan dia juga ikut diam sesaat. Kurasakan kemaluan pak Faisal berdenyut dan aku tidak mau ketinggalan. Aku berusaha mengejan sehingga kemaluan pak Faisal merasa kupijit pijit. Selang beberapa saat memekku rupanya sudah dapat menerima semua kemaluan pak Faisal dengan baik dan muali berair sehingga ini memudahkan pak Faisal untuk bergerak. Aku mulai basah dan terasa ada kenikmatan melngalir di sela pahaku. Perlahan pak Faiasal menggerakkan pantatnya kebelakang dan kedepan,... aku mulai kegelian dan nikmat. Kubantu pak Faisal dengan ikut menggerakkan pantatakku berputar ,.....

"Aduuuuuhhhhh,..... Anita,.........," erang pak Faisal menahan laju perputaran pantatku rupanya dia juga kegelian kalau aku menggerakkan pantatku. Ditahannya pantatku kuat-kuat agar tidak berputar lagi, justru dengan menahan pantatku kua-kuat itulah aku menjadi geli dan berusaha untuk melepaskannya dengan cara bergerak berputar lagi tapi dia semakin kuat memegangnya. Kulakukan lagi gerakannu berulang dan kurasakan telur kemaluan pak faisal menatap pantatku licin dan geli. Rupanya pak Faisal termasuk kuat juga berkali-kali kemaluannya mengocek mememkku masih tetap saja tidak menunjukkan adanya kelelahan bahkan semakin meradang. Kucoba mempercepat gerakan pantatku berputar semakin tinggi dan cepat kulihat hasilnya pak Faisal mulai kewalahan dia terpengaruh iramaku Yang semakin lancar. Kuturunkan kakiku mengamit pinggangnya dia semakin tidak leluasa untuk bergerak sehingga aku bisa mengaturnya. Aku merasakan sudah 3 (tiga) kali memekku mengeluarkan cairan untuk membasahi kemaluan pak Faisal tetapi pak Faisal belum keluar juga.

"Kecepek,.. kecepek,...kecepek,... bunyi kemaluanku saat kemaluan pak Faisal mengucek habis didalamnya aku kegelian hebat,......

",.... Anita,........ aku mau keluar,.... Tahan ya,.......... Pintanya menyerah.

Tanpa membuang waktu kutarik memekku dari kemaluannya kugenggam dan dengan lincah kumasukkan bonggol kemaluan tersebut kedalam mulutku,... kukocok,... sambil kuhisap,.... Kuat-kuat,....kuhisap lagi dan dengan cepat mulutku maju mundur untuk mencoba merangsang agar air maninya cepat keluar. Mulutku mulai payah tapi air mani yang kuharapkan tak juga keluar. Kutarik kemaluan dari mulutku pak faisal tersenyum dan sekarang terlentang,. Tanpa menunggu komando upegang kemaluannya kutuntun kelubangku dengan aku mendudukinya. Aku bergerak naik turun dan dia memegang susuku dengan erat. Tidak lama kemudian ditariknya tubuhku melekat didadanya dan, aku juga terasa panas,.......

Sreeeeeeet,... sreeeeettttt,....sreeeeeettttt kuarasakan ada semburan hangat bersamaan dengan kuarnya pelicin dimemekku dia memelukku erat demikian pula aku. Kakunya dijepitkan pada pinggangku kuat-kuat seolah tak bisa lepas. Dia tersenyum puas.

"Nita,.... Tak pernah aku merasakan memek kecil seperti punyamu ini, enak gila memijit punyaku sampai nggak karuan rasanya,... aku puas nit".

"Aaaaaahhh Bapak bohong,..... berarti sering dong ngerasain yang lain," manjaku

Dia tidak menjawab hanya tersenyum dan kembali mengulum bibirku kuat-kuat.

Mobil keluar dari karaoke dan menuju kerumah. Kini tangan pak Faisal menempel pada pahaku dan tanganku menempel dicelananya. Sesekali kusandarkan wajahku didadanya dan jari nakal pak Faisal mulai beraksi dengan manja. Kurasakan gumpalan daging kemaluan pak faisal mulai mengeras lagi, dia tersenyum melihatku dan dipinggirkan mobilnya pada tempat yang cukup sepi. Kugosok pelan pelan kemaluan pak faisal semakin mengeras,.... Gila baru main udah minta lagi rupanya,... wah gawat ini bisa nggak pulang dong malam ini,.... Pikirku.

Diciumnya kening dan pipiku dan dia berkata manja,....

",..... Kalo sekarang nita ...



...boleh ngeluarin punyaku ini dimulut seperti tadi," aku terbelalak rupanya dia mengerti keiinginanku tadi belum kesampaian dan inilah saatnya. Tanpa ba bi bu lagi kuarahkan kebawah retsleting celananya dan,... aku kaget ternyata pak Faisal tidak memakai celana dalam,... gila dia udah ngerti rupanya.

,....Lho Kemana Cd nya pak," tanyaku pura-pura bingung.

" Udah tak taruh bagasi kog," jawabnya kalm sambil mendorongkan kepalaku kearah kemaluannya. Aku menurut malam saat ini aku bebas berbuat apa saja terhadap kemaluan pak Faisal. Kuhisap dengan berbagai cara agar aku puas dan puas, kursi ditarik kebelakang jadilah posisi pak Faisal seperti orang setengan terlentang aku semakin leluasa menghisap kemaluan itu. Tangan pak faisalpun tak tinggal diam diselipkan pada memekku yang basah lagi dia juga berusaha memasukkan jari tengahnya penuh pada memekkku, sesekali diremasnya kuat susuku saat dia geli yang hebat.

Kulepas mulutku kulihat kemaluan itu lagi sambil kugosok naik turun seperti onani, aku kagum melihat ukurannya. Kuhisap lagi berulang sampai aku puas. Aku mulai merasakan adanya cairan manis keluar dari ujung kemaluan. Aku terus berusaha, mulutku mulai payah,... kugoyang-goyangkan telur kemaluan pak Faisal dia kegelian dengan mengucek memekku dalam dalam.

",... eeeeehhhhhh,.... Ssssstttttttt,..... aaaaaahhhhhhh," kudengar erangannnya mulai tidak karuan aku terus melakukan hisapan kuluman dan jilatan pada kemaluan yang membonggol itu dan hasilnya luar biasa,.......

",..... Nit,.... Aku mau keluar nih,......." Mendengar perkataan itu aku semakin gencar melakukan hisapan sambil tanganku bergerak naik turun untuk mempercepat rangsangannya. Dan tak lama kemudian,.... Sreeeettt,..... Srrrreeeeetttt kurasakan dua semburan air warna putih pekat masuk mulutku terasa agak manis asin. Karena kuatnya semprotan dari kemaluan pak Faisak kurasakan ada air mani yang langsung masuk tertelan. Aku bertahan sambil terus menghisap dan dia semakin gak karuan tingkahnya. Kuhisap terus sampai terasa tidak ada lagi air mani yang keluar dari kemaluan pak Faisal. Kubersihkan kemaluan pak Faisal dengan menjilatinya sampai bersih. Aku puas merasakan semuanya dan pak Faisalpun demikian. Masih terus kujilati dan kudorong keluar masuk kemaluan pak Faisal dia terus mengerang tidak karuan. Aku bahagian,... sebentar kemudian kurasakan kemaluannya mulai mengecil dan lemas,pada saat kecil dan lemas tersebut aku merasakan mulutku mampu melahap kemaluannya secara menyeluruh.

Diciumnya keningku yang basah keringat,...... tepat pukul 22.00 aku sudah nyampe di Kostku dan berharap suatu saat pak Faisal mengajakku kembali. Pada esoknya sahabatku hanya ternganga mendengar ceritaku yang telah berhasil berkencan dengan Pak Faisal sampai keluar air maninya dua kali dia mengatakan aku curang karena tidak memberi tahu bagaimana cara menggaet pak Faisal. Aku cuek aja dan sampai kini walaupun aku sudah berkeluarga aku masih sering membayangkan kemaluan pak Faisal yang tegak menantang itu, hal ini dikarenakan suamiku orangnya pekerja keras sehingga lupa waktu dan jarang memberikan nafkah batin yang cukup, tetapi sayang sejak menikah aku tidak pernah ketemu lagi sama orang yang memiliki kemaluan dan permainan sex yang hebat.





This page:





Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top