peperonity Mobile Community
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
New to peperonity.com?
Your username allows you to login later. Please choose a name with 3-20 alphabetic characters or digits (no special characters). 
Please enter your own and correct e-mail address and be sure to spell it correctly. The e-mail adress will not be shown to any other user. 
This password protects your account. To avoid typos it must be entered twice. Please enter 5-20 alphabetic characters or digits (no special characters). Choose a password that is not easy to guess! Never disclose your password to anyone. 
This password protects your account. To avoid typos it must be entered twice. Please enter 5-20 alphabetic characters or digits (no special characters). Choose a password that is not easy to guess! Never disclose your password to anyone. 
Stay logged in
Enter your username and password to log in. Forgot login details?

Username 
CAUTION: Do not disclose your password to anybody! Only enter it at the official login of peperonity.com. We will never ask for your password in a message! 
Login
Stay logged in

Share photos, videos & audio files
Create your own WAP site for free
Get a blog
Invite your friends and meet people from all over the world
All this from your mobile phone!
For free!
Get started!

You can easily invite all your friends to peperonity.com. When you log in or register with us, you can tell your friends about exciting content on peperonity.com! The messaging costs are on us.
Meet our team member Marzus and learn how to create your own mobile site!

Keutamaan Mendengarkan Bacaan Al Qur'an - kitaabullah



Keutamaan Mendengarkan Bacaan Al Qur'an
:<>:<>:<>:

Di dalam ajaran Islam, bukan membaca Al Qur'an saja yang menjadi ibadah dan amal yang mendapat pahala dan rahmat, tetapi mendengarkan bacaan Al Qur'an pun begitu pula.
Sebahagian ulama mengatakan, bahwa mendengarkan orang membaca Al Qur'an pahalanya sama dengan orang yang membacanya.

Tentang pahala orang mendengarkan bacaan Al Qur'an dengan jelas dalam surat (7) Al A'raaf ayat 204 dijelaskan:

"Dan apabila dibacakan Al Qur'an, maka dengarkanlah (baik-baik) dan perhatikanlah dengan tenang, agar kamu mendapat rahmat."

Mendengarkan bacaan Al Qur'an dengan baik dapat menghibur perasaan sedih, menenangkan jiwa yang gelisah dan melunakkan hati yang keras, serta mendatangkan petunjuk.
Itulah yang dimaksudkan dengan rahmat ALLAH, yang diberikan kepada orang yang mendengarkan bacaan Al Qur'an dengan baik.
Demikian besar mu'jizat Al Qur'an sebagai wahyu ILAHI, yang tak bosan-bosao orang membaca dan mendengarkannya.
Malahan semakin sering orang membaca dan mendengarkannya, semakin terpikat hatinya kepada Al Qur'an;
bila Al Qur'an dibaca dengan lidah yang fasih, dengan suara yang baik dan merdu akan lebih memberi pengaruh kepada jiwa orang yang mendengarkannya dan bertambah imannya.
Bagaimana keadaan orang Mu'min tatkala mendengarkan bacaan Al Qur'an itu, digambarkan oleh firman ALLAH:

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu, hanyalah mereka yang apabila disebut (nama) ALLAH, gemetarlah hati mereka dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat NYA, bertambahlah iman mereka karenanya dan kepada ROBB lah mereka bertawakkal."
::QS Al Anfaal 2::

Diriwayatkan bahwa pada suatu malam, Nabi Muhammad SAW mendengarkan Abu Musa Al Asy'ari membaca Al Qur'an sampai jauh malam.
Sepulang beliau dirumah, beliau ditanya oleh isteri beliau Aisyah r.a, apa sebabnya pulang sampai jauh malam.
Rosulullah menjawab, bahwa beliau terpikat oleh kemerduan suara Abu Musa Al Asy'ari membaca Al Qur'an, seperti merdunya suara Nabi Daud a.s.

Di dalam riwayat, banyak sekali diceritakan, betapa pengaruh bacaan Al Qur'an pada masa Rosulullah terhadap hati orang-orang kafir yang setelah mendengarkan bacaan Al Qur'an itu.
Tidak sedikit hati yang pada mulanya keras dan marah kepada Muhammad SAW serta pengikut-pengikutnya, berbalik menjadi lunak dan mau mengikuti ajaran Islam.

Rosulullah sendiri sangat gemar mendengarkan bacaan Al Qur'an dari orang lain.
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhori disebutkan bahwa Abdullah Ibnu Mas'ud menceritakan:

"Rosulullah berkata kepadaku:
`Hai Ibnu Mas'ud, bacakanlah Al Qur'an untukku!`
Lalu aku menjawab:
`Apakah aku pula yang membacakan Al Qur'an untukmu, ya Rosulullah, padahal Al Qur'an itu diturunkan ROBB kepadamu?`
Rosulullah menjawab:
`Aku senang mendengarkan bacaan Al Qur'an itu dari orang lain.`
Kemudian Ibnu Mas'ud membacakan beberapa ayat dari surat An Nisaa'.
Maka tatkala bacaan Ibnu Mas'ud sampai kepada ayat 41 yang artinya:

"Maka bagaimanakah (halnya orang kafir nanti), apabila Kami mendatangkan seorang saksi (rosul dan nabi) dari tiap-tiap umat dan Kami mendatangkan kamu (Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu (umatmu);"

sedang ayat itu sangat mengharukan hati Rosulullah, lalu beliau berkata:
`Cukuplah sekian saja, ya Ibnu Mas'ud!`
Ibnu Mas'ud melihat Rosulullah meneteskan air matanya serta menundukkan kepalanya.

<><><>


This page:





Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top