peperonity Mobile Community
Welcome, guest. You are not logged in.
Log in or join for free!
 
New to peperonity.com?
Your username allows you to login later. Please choose a name with 3-20 alphabetic characters or digits (no special characters). 
Please enter your own and correct e-mail address and be sure to spell it correctly. The e-mail adress will not be shown to any other user. 
This password protects your account. To avoid typos it must be entered twice. Please enter 5-20 alphabetic characters or digits (no special characters). Choose a password that is not easy to guess! Never disclose your password to anyone. 
This password protects your account. To avoid typos it must be entered twice. Please enter 5-20 alphabetic characters or digits (no special characters). Choose a password that is not easy to guess! Never disclose your password to anyone. 
Stay logged in
Enter your username and password to log in. Forgot login details?

Username 
CAUTION: Do not disclose your password to anybody! Only enter it at the official login of peperonity.com. We will never ask for your password in a message! 
Login
Stay logged in

Share photos, videos & audio files
Create your own WAP site for free
Get a blog
Invite your friends and meet people from all over the world
All this from your mobile phone!
For free!
Get started!

You can easily invite all your friends to peperonity.com. When you log in or register with us, you can tell your friends about exciting content on peperonity.com! The messaging costs are on us.
Meet our team member Sandy and learn how to create your own mobile site!

YASINAN APAKAH BID'AH? - kitab.mafahim.al-mushahhah



YASINAN APAKAH BID'AH?
Telaah beberapa kitab ulama salaf
fil majlis - YASINAN APAKAH BID'AH? Newest pictures
Kita akan bahas sebuah kitab ulama ahlussunnah (kebetulan penulis memegang kitabnya), tentang yasinan atau tahlilan yg sering dilakukan setiap malam jum'at.

Dalam kitab tafsir Yaasiin karangan Syaikh Hamami Zadah, diriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda :"Sesungguhnya untuk sebagian sesuatu itu ada jantungnya (hati), dan hatinya al-Qur'an itu adalah surat Yaasiin. Siapa yg membacanya, maka Allah mencatat baginya (pahala yg setara) dengan membaca al-Qur'an 10 kali."

Rasulullah saw bersabda :"Siapa saja seorang muslim baik laki2 dan perempuan dibacakan di sisinya surat Yaasiin, sedangkan keduanya sdng mengalami sakratul maut, maka Allah menurunkan atas keduanya dgn banyaknya bilangan setiap hurufnya 10 malaikat yg berdiri di antara kedua tangan mereka, berbaris-baris memintakan rahmat bagi mereka, memintakan ampun kpd Allah bagi mereka, dan menyaksikan saat mereka dimandikan dan mengiring jenazah mereka."
Rasulullah saw bersabda :"Perbanyaklah membaca surat ini (yakni Yaasiin), krn sesungguhnya di dalamnya banyak hikmah-hikmah khusus yang banyak."

Sehingga dikatakan dlm penjelasan (syarh) hadits ini ; Sesungguhnya orang yg lapar jika membacanya dgn kehadiran hati (di hadapan Allah), maka Allah akan mengenyangkannya dgn karunia-Nya, dn jika orang yg takut membacanya, maka Allah menghilangkan kesedihan dan ketakutannya, dan jika orang fakir (banyak hutang) membacanya, maka Allah melepaskan (melunaskan)
hutangnya, dan jika orang yang punya hajat membacanya, maka Allah mengabulkan hajatnya. Dan siapa saja yang membacanya di waktu pagi, maka dia dalam keamanan Allah sampai sore dan di manapun negara (daerah) jika dibaca atau ditafsir makna surat Yaasiin, maka Allah mengangkat dari mereka bencana, kemarau, kehausan, penyakit menahun, wabah dan orang sakit karena kemuliaan surat Yaasiin.
Dan barang siapa membacanya di malam hari, maka keluarganya dalam keamanan Allah ta'aala sampai subuh.
Dan jika dibacakan atas mayit, maka diringankan bagi si mayit siksa kuburnya."

Para pembaca, saudaraku..

Jika mereka membaca surat yaasiin, setiap malam jum'at, maka bacaan apa saja di malam/hari jum'at adalah lebih utama, seperti sabda Nabi saw, adapun di hari yg lain boleh saja. Dan tidak ada ketentuan (dalil) yg pasti. Lalu dibaca berjama'ah juga boleh saja/ sendiri-sendiri, tak ada ketentuan. Lalu disertai juga dengan istighfar, tahmid, tahlil dan tasbih.

Jadi, semua amalan itu ada dalil-dala il yang mendukung, Rasulullah saw bersabda : "Barang siapa yang mengadakan sesuatu yang baru dlm agama kami ini, YANG TIDAK BERSUMBER DARINYA", maka tertolak."

Nah, amalan pembacaan surat Yaasiin itu ada sumber syari'atnya, maka dari mana mereka mengatakan tidak ada dalil yang mendukung amalan para ulama ahlussunnah wal jama'ah selama ini."

Pada hal. 18-19 mengenai tafsir ayat "wa laa tujzauna illaa ma kuntum ta'maluun" (dan kalian tdk dibalas, kecuali sesuai dengan apa yang kamu kerjakan (dulu sewaktu di dunia)."
(QS. Yaasiin)

Dan kita kembali ke usul kalam : maka saat berdiri para makhluk dari kubur-kubur mereka, mereka berdiri selama 1000 tahun, mengelilingi padang mahsyar dlm keadaan telanjang, menahan lapar dn haus."
Siapa yg mati di atas iman, maka tdk mengalami waktu yg lama ini dlm haknya, kecuali hanya 1 jam saja, maka 'Aisyah ra bertanya kpd Rasulullah saw,"Apakah wanita dikumpulkan pula bersama laki-laki berkeliling dn telanjang?"
Lalu Nabi saw menjawab :"Ya."
Lalu 'Aisyah ra berkata :"Mereka saling memperlihatkan
kemaluannya?" Lalu 'Aisyah menangis dengan tangisan memilukan?"
Lalu Nabi saw berkata,"Jangan engkau menangis, wahai 'Aisyah."
Adapun aku telah mendengar firman Allah ta'aala untuk setiap orang dari mereka pada waktu itu (dlm suatu) keadaan yg tdk ada lagi yg lain, dan seorangpun tdk kuasa untuk melihat kepada orang yg di dekatnya sebab rasa takut yg sangat pd waktu itu, lalu digiring makhluk ke arah padang mahsyar. Maka orang yg beramal shaleh di dunia, maka amal mereka sebagai kendaraan bagi mereka, maka
tdk berjalan dgn jalan kaki, sementara sebagian mereka berjalan kaki, (bahkan) sebagian lagi mereka berjalan di atas wajahnya, dan sebagian mereka berjalan dengan tangan-tangan mereka, maka ketika sdh dikumpulkan di padang mahsyar, adalah matahari berada di atas kepalanya sejauh 1 mil (1.6 km) dan berjatuhan api di sekeliling mereka dan di atas punggung mereka (diletakkan) beban-beban yg berat, dan di atas mereka terik matahari, maka sebagian mereka tenggelam sampai mata kaki, dan sebagian sampai pusar
mereka, dan sebagiannya lagi tenggelam sampai kerongkongan mereka, dn sebagian yg lain lagi tenggelam di air keringatnya, maka keringat itu terus ke bumi (tanah) sedalam 70 dira' (35 m).

Dan pada hari itu tdk dijumpai naungan kecuali naungan 'Arsy, dan yg ada di bawah naungan 'Arsy, ada 7 orang : yg pertama hakim yg adil, yg kedua adalah orang-orang yg beribadah kpd Allah di waktu mudanya, dn yg ketiga adalah orang yg hatinya selalu terpaut dgn dengan masjid, yg keempat adalah orang2 yg
saling mencintai karena Allah, yang kelima adalah orang2 yg menunaikan sedekahnya yaitu hak-hak Allah ta'aala, yg keenam adalah orang2 yg jika seorang perempuan cantik memanggilnya, maka mereka takut kpd Allah ta'aala, dn tdk melakukan perbuatan zina bersamanya. Yg ketujuh adalah orang2 yg takut kepada Allah sementara dengan menangis dan berjatuhan air mata dari matanya saat subuh dan sore hari. Sementara seluruh makhluk menangis di padang mahsyar dlm terik matahari selama 1000 tahun, dan setelah itu
manusia digiring ke arah kegelapan, sedangkan orang2 beriman keluar dari kegelapan itu cuma selama 1 jam saja. Sedangkan orang2 kufur dan munafik akan menunggu selama 1000 tahun, lalu baru keluar, dan setelah itu digiring manusia ke tempat perhitungan amal (hisab). Dan selama proses hisab, ada 10 waktu istirahat (berhenti berjalan), dan pd tiap2 istirahat mereka akan menunggu selama 1000 tahun, dan pd tiap2 pemberhentian mereka ditanyai tentang apa saja yg telah diperbuat (di dunia).

Maka pada waktu pertama kali berhenti, mereka ditanyai tentang shalatnya, zakatnya, dan yang pemberhentian kedua mereka ditanyai tentang menurutkan hawa nafsu, dan pemberhentian ketiga ditanyai mereka tentang hak-hak kedua orang tua, dan pemberhentian keempat ditanyai tentang hak-hak anak2nya dan keluarganya, dan pemberhentian kelima mereka ditanyai tentang hak-hak bawahannya, dan pemberhentian keenam mereka ditanyai tentang hak-hak tetangga dan kerabat, dan pemberhentian ketujuh mereka ditanyai
tentang menyambung kekerabatan, dan yang kedelapan tentang kebencian dan permusuhan, dan di pemberhentian kesembilan tentang amar ma'ruf nahi munkar (memerintahkan yg baik dan mencegah yg mungkar), dan pada pemberhentian kesepuluh (yg terakhir) mereka ditanyai tentang ghibah (menggunjing), adu domba, dn dusta."

Maka siapa orang yg tdk melakukan perbuatan-perbuatan buruk ini di dunia, dan memelihara hak-hak Allah ta'aala, dia akan tetap berjalan pd 10 pemberhentian ini hanya sesaat saja, dan siapa yg tdk
memelihara hak-hak yg telah disebutkan di atas, maka dia akan menanti pd tiap-tiap pemberhentian (istirahat) selama 1000 tahun."

Dan setelah itu manusia akan digiring ke tempat dimana buku-buku amal memperlihatkan perbuatan-perbuatan mereka, dan mereka berhenti di tempat itu selama 1000 tahun dan diberikan buku catatan amal mereka (diterima) dengan tangan kanan mereka dalam keadaan berseri-seri (puas dan bahagia), dan diberikan buku sebagian mereka diterima dari tangan kiri mereka dgn wajah menghitam (sedih),

Dan sebagian (dilempar) dari arah punggung mereka, lalu datang penyeru dari sisi Allah subhaanahu wa' ta'aala :"Bacalah kitabmu itu! Cukup dirimu hari ini yang memperhitungkan amal-amalmu."

Dan dia jumpai di dalam buku amal itu setiap apa yg sudah mereka kerjakan di dunia dari perbuatan baik dan buruk, lalu mereka berkata,"Aduh, celaka kita, tidak satupun buku amal ini meninggalkan (tdk menulis) dari perkara kecil maupun besar , kecuali menghisabnya."

Lalu manusia digiring ke arah mizan (timbangan),
Dan timbangan diletakkan di depan 'Arsy, dan di samping daun timbangan yg kanan berdirilah malaikat Ridhwan as sebagai bendahara surga beserta para malaikat, dn (pula) padanya ada bidadari dan kilauan cahaya, dan di dekat daun mizan yg kiri, berdirilah malaikat Zabaniyah dan padanya rantai-rantai dan belenggu dan setiap manusia membawa beban-beban mereka. Dn amal-amal baik mereka berhenti di dekat mizan, lalu berseru seorang penyeru,"Wahai manusia, lihatlah ke arah timbangan itu, sesungguhnya sekarang akan
ditimbang amal fulan bin fulan, dan mereka berdiri di dekat mizan selama 1000 tahun."

Diriwayatkan dari Nabi saw,"Sesungguhnya di hari kiamat akan datang seorang dari umatku ke arah mizan dan padanya ada 99 buku-buku beban dan keburukan-keburukan. Dan setiap buku yg panjangnya sejauh mata memandang, kemudian Allah swt berfirman :"Wahai, hambaKu, apakah kamu mengingkari apa yg ada di buku-buku itu, atau (bahkan) mengingkari malaikat pencatat amal (Raqib dn 'Atid) mereka salah mencatat?"

Maka hamba itu menjawab :"Tidak, ya Tuhan. Setiap apa yg ada di dalam buku2 catatan ini, sungguh aku telah melakukannya di dunia. Maka tdk ada (niat) kabar sedikitpun bagiku untuk mengingkari."

Lalu Allah swt berfirman :"Wahai, hambaKu, di sisiKu ada kebaikanmu, sedangkan Aku tdk akan berbuat zalim (tdk adil) kpd mu hari ini. Dan Allah mengeluarkan kertas sepanjang jari, dan atasnya tertulis "Asyhadu allaa ilaaha illallaah sampai akhir kata, dan Allah berfirman :"Wahai, hambaKu, kamu tdk pernah
meninggalkan kalimat ini, hingga kamu datang di pinggir kubur (mati). Maka pd hari ini Aku tdk akan meninggalkanmu dari kalimat ini, dn tdk ada kezalimam hari ini untuk seseorang, maka diletakkan buku2 catatan2 amalnya di daun timbangan itu, dan diletakkan pula kertas itu di daun timbangan yg satunya, maka kertas itu lebih kuat (berat) atas apa yg ada di buku2 catatan amal, krn sesungguhnya nama Allah swt dan nama kekasihNya lebih mulia dan luhur, maka tdk ada satupun yg lebih mulia dari keduanya."


This page:





Help/FAQ | Terms | Imprint
Home People Pictures Videos Sites Blogs Chat
Top