Senandung rindu mengalun merdu menyusup dlm relung-relung Kalbu. Hingga nyaris sempurna kau lukiskan tentang kisah cinta kita,kau hadir dgn s'gala k'indahan warna'mu,bagai mentari pgi siratkan k'hangatan. Disini di ambang batas,aq yg slalu setia menanti k'hadiran'mu bawakan sejuk Oase'mu utk'qu,kala senjapun aq masih disini menanti Siratan rona jingga'mu. Disini,, qu msh t'paku mengenang kisah di Awangan sa'at b'sama'mu. Bias-bias Rindu'mu mampu mengaburkan sendi-sendi Elegi diri yg pernah ada dalam alur hidup'qu. Seruling cinta'mu menggema lirih tiap-tiap inci dinding hati. ''Tapi kini,, Seruling cinta'mu telah berubah laksana seringai serigala yg di kebiri oleh k'pongahan Diri, Hingga memudar buramkan kanvas cinta yg pernah kita lukis b'sama. Ma'afkan aq tak dapat menemanimu sampai usia senja, biar'lah kisah Di awangan menjadi kenangan semu.