Welcome, guest. You are not logged in.
Language / Choose language
 
Username Password  
Today: What you want? · More of this
    Search
 

   

PUISI 01
»°E-GLOOSS™°«
~~~~~~~~
Jejak langkah ku mendera diatas pijak rasa yang membatu yang perlahan beku di hatiku.Tuaikan harap saat aku mulai lelap dalam kehilangan dan aku terpagut terhenti dari keputusasaan yang membawaku.Sungguh kau pelipurku,sandar penopangk dari rapuhku...
~~~~~~~~
Meratapi malam tanpa dirinya,Q berserah diri untuk dengarkan apa yang ada di bibir bintang.Sepertinya aku mati,entah memang seharusnya aku mati,?karena meski q telanjang berdiri tak ada seorangpun yg selimutiq. Bukan begini cinta yg q inginkan.Tertatih q menghujat cinta,sampai detik bintang berkata,"Beri Cinta Waktu"
~~~~~~~~
Manis bunga tidurq dilelap rasakan ketenangan jiwaq. satu waktuq mengkhayalkan dirimu dan menemukan cinta sejati...pelipur di tua rentan hatiq...
~~~~~~~~
Saat ku kan terpejam,akankah dia seperti dulu yang bijak saat ku sedih dan begitu jauh perbedaan itu,tapi ku tau cinta itu tetap satu.From this moment i know about everything is him shadow,when eidelweis will blossom i say about destination of my life...Couse he is confesseion of my broken heart...
~~~~~~~~
Jadilah senyum terindah dalam hariku dan tandaskan bongkah angkuh sikapku dengan tegar dan harapmu.indahkan dan tinggikan aku saat aku terendah,hangatkan ragaku saat dingin menyerangku,ulaskan kata rayumu ditelingaku hingga ku terbuai...
~~~~~~~~
Malam adalah raja dari semua suasana,ketika ku terpejam coba berpikir indah tentang teman hati...Malaikat bernyanyi,nyanyikan lagu rindu seorang manusia,harpa dewi cinta petikan nurani para penghianat cinta...Kelamnya pagi,bawa ketololanku yang tetap bisu saat peri rindu itu pertanyakan wujud dari cinta yang kuusung bersama bintang yang terdiam.Sempurnakah cinta?
--------
kala mentari menjingga dihening semilir angin kurasa rindu mendera. kata hati bicara kangen. detik perpisahan telah pudar,bunga hati tlah pergi,harum kenangan menyebar,hati pedih tertusuk duri. mungkin kini tiada kumbang lagi. mata hati bercampur debu,ku tak bisa bangkit kembali. waktu berjalan terus melaju,saat hidup tak berdaya sendiri,ingin bertemu dan terus merindumu.....
--------
pagi kujelang dalam hariku,berdamping dengan hariku dan takdirku. hembuskan desah raguku. kan bisakah aku bertahan dalam hampa,saat lembayung telah teduhi,berbalik aku salah,melaju aku jatuh. dalam dimensi sang waktu...
--------
sore begitu sempurna,ketika sang perawan cinta tampakkan ketulusan,emosi langit luluhkan betapa sombongnya aku dengan apa yg dihadirkannya. suatu hari yg kritis untukku renungkan betapa pemuja alam begitu setia dengan apa yg mereka sebut cinta. dosa itu memang bukan pilihan. tapi cinta yg kukira indah justru semakin membusuk
--------

· (HOME)

Visits: 3962
   
 Top


Advertise on our site! Click here

 powered by Peperoni.de Users online right now: 28297   Help/FAQ   Terms   Imprint