Welcome, guest. You are not logged in.
Language / Choose language
 
Username Password  
Today: WHICH IS UR FAVOURITE LEADER OF PAKISTAN? · More of this
    Search
 

   

ARTIKEL: Tidak semua sama
ARTIKEL: Tidak semua sama - beda.syahran
Kebaikan tidak bisa diukur dari samanya nama, samanya lambang dan samanya jargon. Kebaikan seseorang juga tidak bisa disamakan dengan orang lain.Mungkin nama mereka sama, contoh: ´´sopan sopian´´, tidak mungkin semua orang yang bernama sopian sopian berkarakter baik, penyabar, dermawan dan santun. Pasti setiap individu ada perbedaannya, sesuai dengan kepribadian dan kondisi lingkungan serta kepentingannya untuk berbuat baik. Begitu juga dalam sebuah kelompok (organisasi), tidak boleh disamakan jika memiliki nama dan lambang yang sama disetiap daerah dan kota, pasti berbeda. Contoh: ada sebuah kelompok (organisasi) yang memiliki nama organisasi ADIL dan SOPAN. Ditingkat kota/pusat (DPP) organisasi itu bisa saja mengatakan, dan memberikan keadilan dimasyarakatnya, tapi ditingkat daerah (DPD) malah sebaliknya, pengurus-pengurusnya gila hormat, gila jabatan dan gila pangkat. Mereka berlomba-lomba meraih kedudukan tertinggi dengan melakukan cara apa saja, asalkan kedudukan itu didapatkan dan dipertahankan. Siapa saja yang kritis terhadapnya baik teman ataupun lawan, semua disingkirkan. Contoh lain: didaerah kabupaten tarakan, organisasi ini meraup sukses dan kesejahteraan pada masyarakat sekitarnya, dikarenakan profesional, ikhlas dan sikap peduli para anggota dan pengurus-pengurusnya dalam mengurusi masalah-masalah
internal maupun eksternal. Tetapi didaerah kabupaten sebelahnya seperti Nunukan, organisasinya amburadul, tidak punya prestasi dan lemah.
Mungkin karena pengurus-pengurusnya gila hormat dan gila jabatan, organisasinya kalah dari keburukan, malah bukan kebaikan dan kebersamaan lagi tujuan mereka, tapi keburukan, diskriminatif dan ketidak adilan yang berujung kepada kedzoliman. Kepentingan mereka jadi berubah total dari yang mereka janjikan kepada orang lain, lemah jika dituntut untuk mengambil langkah maju (pengecut). Tidak bisa menghasilkan prestasi-prestasi dalam berkompetisi dengan kelompok lain. Organisasinya penuh dengan keangkuhan dan kekacauan internal. Kepengurusan yang gagal dan tidak dapat menghasilkan prestasi, sangat tidak bijak jika diberi kesempatan untuk menjadi pengurus diorganisasi itu lagi. Ibarat membeli sebuah binatang ternak yang resiko kesehatannya sangat tinggi, karena sudah lemah dan gampang rusak fisik dan mentalnya serta kualitasnya sangat meragukan untuk sukses. Sungguh lalai seorang atasan ditingkat pusat yang tidak sadar dengan kehancuran yang terjadi pada bawahannya. Padahal inilah salah satu cara untuk membuktikan apakah sipengurus tadi orang yang gila hormat dan gila jabatan. Jaman orde baru, soeharto memimpin indonesia dengan waktu yang sangat lama, membuat dirinya sakral dimata masyarakatnya, dan hal-hal yang terbelakang (primitif)inilah yang membuat indonesia terpuruk, sampai datang masa REFORMASI yang jelas-jelas jauh lebih baik dari pada masa-masa orde baru, dimana pembaharuan dan perbaikan serta kemajuan suatu negara, kelompok dan organisasi sangat terasa.
Jika anda menemukan sebuah kelompok (organisasi) seperti itu keadaannya, berhati-hatilah! Kepercayaan, harta dan buah pikiran yang kalian sumbangkan kekelompok (organisasi) itu, akan dikhianati oleh pengurus-pengurusnya. Jika ingin memberi dukungan, perhatikan prestasi-prestasinya, jangan tertipu dengan sikap alim dan naif pengurus-pengurusnya, jangan tertipu oleh jargon dan lambang yang mereka pamerkan, bisa saja mereka itu adalah penipu, pengkhianat dan tirani. Jika ini adalah konsep yang positif untuk kemajuan kita, kenapa anda malah berpikir negatif???

Syahran
10-september-2005

Visits: 239
   
 Top


Advertise on our site! Click here

 powered by Peperoni.de Users online right now: 19813   Help/FAQ   Terms   Imprint